Kamis, 27 Desember 2012

SQL (Structured Query Language)

SQL

Sekilas tentang Database

Singkatnya, database adalah tempat dimana kita akan “menyimpan” data yang dibutuhkan web
kita. Mengapa harus menggunakan database? Bukankah lebih mudah dalam bentuk file seperti
kita biasa menyimpan data dokumen MS Word dalam sebuah file .doc? Untuk menjawabnya,
Anda harus membaca dan mecobanya (baca: benar-benar mempraktekkannya) sampai tuntas.

Macam-macam Database

Untuk data yang teramat besar dan
kompleks, biasa digunakan Oracle, IBM DB2, PostgreSQL. Sedang untuk alasan kecepatan dan
kesederhanaan, tetapi masih mendukung data yang relatif besar, MySQL lah jawabannya.
MySQL bisa didapatkan secara gratis di www.mysql.com baik untuk keperluan pribadi, maupun
komersial.

SQL (Structured Query Language)

Semua database menggunakan bahasa SQL. Tetapi bahasa SQL yang digunakan tidak selalu
sama antara database satu dengan database lain, tergantung fitur-fitur yang didukung oleh
database tersebut. Penulisan perintah dalam bahasa SQL adalah incasesensitive. Artinya,
perintah ‘create database test’ sama dengan perintah ‘CREATe DaTaBaSE test’, tetapi tidak
sama dengan ‘create database Test’ (nama database-nya berbeda).

Membuat Database

Untuk membuat database baru, perintahnya adalah:
              mysql> CREATE DATABASE inventaris;
             Query OK, 1 row affected (0.01 sec)
              mysql>
Untuk menghapus database dan menghapus seluruh datanya, kita gunakan perintah DROP
diikuti dengan nama database yang akan kita hapus.
            mysql> DROP DATABASE inventaris;
            Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
            mysql>
Untuk memulai menggunakan database kita gunakan perintah USE diikuti dengan nama
database yang telah kita buat sebelumnya dengan CREATE DATABASE. Jika Anda menghapus
database inventaris dengan perintah DROP, buat lah kembali database inventaris.
            mysql> USE inventaris;
            Reading table information for completion of table and column names
            You can turn off this feature to get a quicker startup with -A
            Database changed
            mysql>

Tipe data MySQL

Setiap data pasti memiliki tipe. MySQL mendukung data berupa bilangan bulat (int, tinyint,
smallint, mediumint, bigint, decimal), bilangan real (float), karakter (varchar, char), teks
(tinytext, mediumtext, text, longtext), waktu (time, date, datetime, year, timestamp), binary file
(tinyblob, mediumblob, blob, longblob), dan beberapa tipe data lain. Tipe data berguna untuk
membedakan jenis data.
Tipe data karakter, teks, dan waktu selalu diawali dan diakhiri dengan tanda ‘'’. Jika kebetulan
datanya mengandung tanda ‘'’ juga, maka kita perlu menambah tanda escape ‘\’. Contoh:
        'This is Sam's book' 􀃆 salah
        'This is Sam\'s book' 􀃆 benar
Tipe data tanggal (date) memiliki format: YYYY-MM-DD. Contoh: '2003-05-02' berarti
tanggal 2 bulan 5 tahun 2003. Sedang tipe data time memiliki format HH:MM:SS. Timestamp adalah sebuah tipe data yang nilainya akan selalu berubah menjadi waktu saat terjadi query
INSERT atau UPDATE.

Membuat Tabel

Setelah kita mempunyai database, kita harus membuat tabel terlebih dahulu untuk menyimpan
data kita. Data yang tersimpan sering disebut dengan record. Sebuah tabel memiliki field-field
yang memiliki tipe data tertentu. Untuk memudahkan pengoperasian database, terkadang kita
membutuhkan sebuah field utama sebagai acuan (baca: id / primary key). Setiap data yang
masuk akan memiliki id yang berbeda. Sehingga walaupun ada dua atau lebih data yang sama,
akan tetap dianggap berbeda oleh MySQL karena memiliki id yang berbeda. Supaya id setiap
data berbeda-beda, dapat digunakan fungsi auto_increment, sehingga nilai id setiap data akan
bertambah 1 dari nilai id data sebelumnya.
Untuk melihat properti tiap tabel yang baru saja kita buat, gunakan perintah DESCRIBE. Sedangkan, untuk melihat tabel apa saja yang ada dalam sebuah database kita gunakan perintah SHOW.

Manipulasi Data

INSERT

Untuk memasukkan data, perintah yang digunakan adalah INSERT. Perhatikan beberapa
perbedaan penggunaan INSERT berikut ini.
              mysql> INSERT INTO komputer VALUES ('', 'Dell Optiplex');
              Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
              mysql> INSERT INTO komputer VALUES ('', 'Sun Ultra 1');
              Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
              mysql> INSERT INTO komputer (computer_desc) VALUES ('Dell Inspiron');
              Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
              mysql> INSERT INTO komputer (computer_desc) VALUES ('Hp Vectra 500');
              Query OK, 1 row affected (0.01 sec)
              mysql>
Nilai field pertama pada dua perintah INSERT pertama adalah kosong atau ‘’. Hal ini
dikarenakan field pertama (computer_id) sudah auto_increment. Hal ini sama dengan dua
perintah INSERT terakhir, dimana field computer_id tidak diberi nilai.

SELECT

SELECT digunakan untuk mengambil data yang telah dimasukkan. Perintah ini lah yang akan
sering kita gunakan untuk menampilkan halaman web. Karena pada dasarnya, sebuah web
adalah sebuah operasi pengambilan data dari database yang kemudian ditampilkan di layar
komputer. Untuk pencarian lebih detail dapat digunakan klausa WHERE, IN, LIMIT, ORDER
BY, dsb. Jika nama field terlalu panjang, kita dapat menyederhanakannya dengan AS. Berikut
beberapa contoh penggunaan perintah SELECT.

UPDATE

Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah nilai suatu record. Berikut adalah contoh
penggunaan UPDATE.

DELETE

Untuk menghapus satu atau lebih data, kita menggunakan perintah DELETE. Berikut adalah
beberapa contoh cara penghapusan record.
            mysql> DELETE FROM komputer WHERE computer_id=2;
            Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
            mysql> DELETE FROM komputer WHERE computer_id IN (1,3);
            Query OK, 2 rows affected (0.00 sec)
            mysql> ### Menghapus SEMUA record ###
            mysql> DELETE FROM komputer;
            Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
            mysql>

SELECT…LIKE

Klausa LIKE dapat digunakan untuk mencari record jika digabungkan dengan perintah
SELECT. Di dalam klausa LIKE biasanya digunakan wildcard (%) yang berguna untuk
menyatakan semua karakter, mirip penggunaan wildcard (*) pada MS-DOS Prompt atau UNIX
shell. Untuk fungsi pencarian lebih lanjut, Anda dapat membaca tentang MySQL FULLTEXT
Search di MySQL Manual (http://www.phlab.net/myman/).

HTML (HyperText Markup Language)

HTML

HTML merupakan dasar atau tulang punggung dalam pembuatan sebuah Web. Dalam setiap file
HTML akan selalu didahului dengan tag <HTML>. Tag ini akan membuat web browser
mencoba untuk membaca file yang ada didalam tag tersebut untuk ditampilkan dalam web
browser. Pada akhir baris jangan lupa Anda harus selalu mengakhiri tag <HTML> dengan
</HTML>. Sehingga akan kelihatan bahwa pada setiap tag HTML akan selalu :
<HTML>
untuk mengakhiri :
</HTML>
Penulisan Tag HTML adalah incasesensitive. Artinya, <HTML> akan sama dengan <html> atau
<Html>.
Untuk selanjutnya akan dibagi menjadi 2 seksi: head dan body.

<HEAD>

Header akan berfungsi sebagai tanda pengenal pada halaman yang akan Anda buat. Untuk
mendefinisikan header dalam tag HTML maka anda harus menambahkan <HEAD> dan
</HEAD> tag di bawah tag <HTML> dan akan menjadi seperti berikut :
                 <HTML>
                 <HEAD>
                 </HEAD>
                 </HTML>

<BODY>

Pada bagian body merupakan bagian dimana Anda dapat menuliskan berbagai text yang ingin
Anda tampilkan pada halaman web. Untuk mendefinisikan body harus diketikan tag <BODY>
dan ditutup dengan tag </BODY> dibawah tag header, sehingga akan terlihat :
<HTML>
<HEAD>
</HEAD>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
Untuk menamai atau memberikan judul pada halaman web yang akan Anda buat maka
digunakan tag <TITTLE> dan </TITTLE>. Judul ini akan terlihat pada sudut kiri atas pada
halaman web. Tag <TITTLE > akan berada di dalam tag <HEAD>. Kini saatnya Anda membuat
halaman web Anda yang pertama. Bukalah Notepad dari Start Menu dan ketik kode
html yang Anda inginkan.

HTML Tingkat Lanjut

Mengapa disebut tingkat lanjut ? Hal ini dikarenakan pada bahasan ini akan dilanjutkan
bagaimana menggunakan grafik dalam halaman web. Tabel merupakan salah satu yang akan
digunakan dalam pembuatan web. Dan dalam pembuatan tabel nanti Anda akan mempelajari
bagian yang penting dalam pembuatan web yang dinamis yaitu tabel dan form.

Ordered List <ol>

Digunakan untuk membuat daftar dimana tiap bagian memiliki nomor secara berurut. Tag ini
menggunakan tag <OL> dan diakhiri dengan </OL>. Sedangkan untuk tiap bagiannya
digunakan tag <LI>, dan tidak menggunakan penutup.
Ketika menggunkan OL ini maka penomoran dimulai 1,2,3,… , namun hal ini dapat diubah
dengan menggunkan atribut TYPE pada tag <OL>
TYPE=1; daftar berurut dengan 1, 2, 3,
TYPE=I; daftar berurut dengan I, II, III,
TYPE=a; daftar berurut dengan a, b, c,

Unordered List <ul>

Dalam unordered list, tidak dijumpai urutan dalam suatu daftar. Setiap bagian dari unordered list
ditandai dengan bullet yang merupakan default dari unordered list. Untuk membuat tag ini
digunakan tag <UL> dan diakhiri dengan </UL> dan tiap bagiannya digunakan <LI>. Juga bisa
digunakan tanda cakram/disk, lingkaran, dll.

Grafik dalam Halaman Web <img>

gambar yang paling sering digunakan dalam halaman web yaitu GIF dan JPEG, dengan format
penulisan : <IMG SRC=”file_gambar” ALT=”nama_alternatif”>. Atribut SRC digunakan untuk
menentukan sumber gambar. Sedangkan ALT digunakan sebagai teks pengganti gambar.
Ada beberapa atribut dalam tag <IMG> yaitu :
• BORDER: memberikan suatu batas atau border pada gambar defaultnya=0
• HEIGHT,WEIGHT: menentukan tinggi dan lebar gambar dalam pixel
• HSPACE,VSPACE: menentukan jarak spasi horizontal dan spasi vertical antara gambar
dengan obyek sekitarnya.
• ALIGN: mengatur perataan gambar terhadap obyek disekelilingnya.

Table <table>

Table dapat Anda gunakan karena dapat menampilkan informasi dalam bentuk yang ringkas dan
mudah dibaca. Tag awal yang digunakan adalah <TABLE> dan tag penutupnya </TABLE>.
Tag <TABLE> mewakili beberapa bagian penting :
• <CAPTION> …</CAPTION> digunakan untuk membentuk judul table. Judul table
akan terletak di luar table di bagian atas atau di bagian bawah.
• <TH>…</TH> digunakan untuk meletakkan judul table di bagian paling atas atau
bagian paling kiri dari table.
• <TD> …</TD> digunakan sebagai tempat menulis data atau informasi dalam table.

Table ALIGN dan WIDTH

Dalam perataan horizontal menggunakan atribut ALIGN, dimana bisa bernilai left untuk
perataan kiri, right untuk perataan kanan. Untuk perataan vertical Anda dapat menggunakan
VALIGN, bernilai TOP untuk perataan atas, bernilai MIDDLE untuk perataan tengah dan
BOTTOM untuk perataan bawah. Sedangkan untuk WIDTH digunakan untuk mengatur lebar
table biasanya dinyatakan dalam (%) atau dinyatakan dengan pixel yang berarti ukuran
sesungguhnya.

Table CELLSPACING dan CELLPADDING

Atribut CELLSPACING digunakan untuk menentukan jumlah spasi yang terdapat diantara dua
buah cell. CELLPADDING digunakan untuk mengatur jumlah spasi yang terdapat antar batas/
border dengan isi atau teks di dalam cell tersebut.

Table COLSPAN dan ROWSPAN

Atribut COLSPAN digunakan untuk menghubungkan beberapa kolom menjadi 1 kolom.
ROWSPAN digunakan untuk menghubungkan beberapa baris menjadi satu.

Table COLOR

Selain warna pada background, border juga bisa ditentukan warnanya. Untuk background
digunakan atribut BGCOLOR dan untuk memberi warna pada border digunakan atribut
BORDER COLOR.

Form <form>…</form>

Tag <FORM> dan <INPUT> digunakan bersama-sama untuk meminta masukan dari user untuk
dikirim ke server. Tag <FORM> membuat kerangka dan tag <INPUT> menyediakan elemen
antarmuka dengan user. Untuk standar penulisan form adalah sebagai berikut :
<FORM METHOD =”POST/GET” ACTION =”URL”>
</FORM>
Atribut METHOD memiliki 2 nilai POST dan GET. Metode GET mengirimkan data pada server
dengan cara meletakkan data pada bagian akhir URL yang ditunjuk. Metode POST mengirimkan
datanya secara terpisah. Jika masukan banyak maka disarankan Anda menggunakan POST.
ACTION akan berisi URL dari program yang dipanggil form tersebut.

Input teks <input type=”text”>

Textbox adalah salah satu jenis control untuk memasukkan data. HTML menyediakan tag
<INPUT> dengan atribut TYPE=”text” untuk membuat kotak input. Untuk atribut VALUE
digunakan untuk memberi nilai input, dan SIZE digunakan utuk menentukan batas terpanjang
dari sebuah masukan.

Input Checkbox <input type=”checkbox”>

Anda juga bisa memberikan atribut TYPE dengan menggunakan Checkbox yang berfungsi
untuk memberikan user pilihan.

Input Radio Button <input type=”radio”>

Jika atribut TYPE=”checkbox” diganti dengan TYPE=”radio”, maka user harus memilih salah
satu pilihan yang tersedia. User tidak bisa memilih lebih dari satu pilihan. Atribut CHECKED
digunakan memberi tanda bahwa pilihan tersebut sedang diaktifkan.